Sosialisasi Menjelang penerapan kebijakan E Absensi di lingkungan Dinas Pendidikan

23 Januari 2019

VOSMedia, PALEMBANG – Dalam mendukung program Pemerintah Kota Palembang, khususnya Dinas Pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Palembang, mengadakan Sosialisasi Menjelang penerapan kebijakan Absensi Elektronik ( E Absensi) per 1 Februari, di lingkungan Dinas Pendidikan, khususnya untuk Guru sekolah-sekolah negeri dan swasta se kota Palembang.

Hal itu disampaikan, oleh Ketua MKKS Kota Palembang, Drs.H. Slamet Cahyono, M.Pd, saat kegiatan diskusi Panel Sosialisasi Penerapan Kebijakan E Absensi, di Kantor Cabang Penerbit Erlangga, Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Rabu(23/1/19).

“Jelang penerapan kebijakan ini, banyak kendala teknis yang ditemui, jadi kita datangkan kepala sekolah baik negeri dan swasta sebagai ujung tombak disekolah untuk nyampaikan informasi yang benar terkait kebijakan ini,”jelasnya.

Narasumber yang hadir, dikatakan Slamet, diturunkan dari Dinas Pendidikan Kota Palembang, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palembang dan unsur teknis dari Telcom serta pengawas, diundang khusus untuk menyelesaikan masalah – masalah teknis yang dihadapi oleh tiap sekolah.

“Sehingga nanti bisa ditarik suatu kesimpulan yang digunakan untuk melaksanakan agenda itu,” terangnya.

Ditempat yang sama, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang, Herman Wijaya, menjelaskan kebijakan E Absensi itu, adalah aturan dari Peraturan Menteri (Permen) dan aturan ASN bahwa mulai 1 Februari 2019 seluruh ASN sudah menggunakan absensi finger print termasuk juga guru-guru.

Kalau pun ada kendala teknis yang terjadi dilapangan saat pemberlakuan kebijakan itu,  Herman menjelaskan, nanti pihaknya akan terus melakukan penyempurnaan, karena memang program itu hasilnya tidak akan 100 persen langsung berhasil.

“Bila ada pelanggaran nantinya, pada awal masa pemberlakuan kebijakan ini, kita akan memberikan teguran terlebih dahulu,” terangnya.