Para Sopir angkot lakukan demo di PEMKOT

21 Januari 2019
sopir Angkot dan para buruh, lakukan aksi demo

VOSMedia, PALEMBANG | Hari ini  Para sopir Angkot dan para buruh, lakukan aksi demo di Pemerintah Kota Palembang, pedemo menutuntut wali kota palembang H. Harnojoyo, untuk segera mencari solusi mengenai trayek atau jurusan, masalah trayek yang diserobot oleh angkot yang bukan trayeknya.(14/01)

Tuntutan masa yakni, Tindak tegas angkutan kota yang melanggar jurusan trayek Wai Hitam – KM 13, Cabut izin trayek angkutan kota yang melanggar trayek Wai Hitam – KM 12, dan Hapuskan punggutan liar terhadap sopir angkutan kota Palembang.

Dalam demo yang berlangsung Massa, juga menuntut agar sekiranya wali kota mengatasi masih banyaknya pungli dimana mana, sehingga para supir angkot sangat miris dibuatnya. Massa juga menuntut agar wali kota palembang membentuk satgas untuk menindak lanjuti banyaknya sopir yang nakal yang masih banyak menyerobot trayek yang bukan trayek angkutan tersebut,

Dan mereka menuntut agar pemerintah kota Palembang, atasi masalah nasib para sopir angkot yang semakin hari semakin sulit mencari setoran. Karna banyaknya penyerobot trayek dan juga Pungli, bila perlu cabut izin trayek bagi angkot yang kedapatan menyerobot trayek kami,

Mengenai aksi tersebut, Asisten 1 kota Palembang, Sulaiman, menjelaskan apabila ada pungli ada yang menyerobot trayek harap diphoto bawa kepada kami jadi kami bisa tindak sesuai dengan aturan, ” baik itu dari dishub maupun dari preman akan kami tindak,”ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan Kami minta secara tertulis trayek Mana yang menyerobot, meminta dalam aturan trayek. Jika ada pelanggaran diberi tindakakn tegas dengan mencabut izinnya.

” Tuntutan massa ini, segera akan ditindak lanjuti, secara tertulis dari pihak dishub dan pihak pemerintah kota Palembang, dan para Sopir angkot juga berharap adanya pihak kepolisian disetiap tempat yang biasa terjadinya transaksi Pungli,”ungkapnya.

Menanggapi , Kadishub kota palembang Kurniawan, Ap, Msi, menuturkan, kami dari pihak dishub akan koordinasi sama pihak kepolisian, intinya sopir angutan umum yang mengambil penumpang yang bukan trayeknya akan kita tindak.

“Kalau untuk angkutan palimo sudah ada trayeknya sendiri dari pasar 16, kamboja dan langsung sampai kepalimo,”tutupnya. ●  @ptra